Pengguna Skype Mulai Terancam Program Jahat

March 30, 2007 at 3:38 pm | In News IT | Leave a Comment

Jakarta, Para dalang penyebar program jahat kini tidak lagi hanya menggunakan layanan email untuk mencari mangsa. Hal ini dibuktikan dengan peringatan yang diberikan para pakar antivirus mengenai beredarnya jenis program jahat yang menyebar melalui aplikasi layanan VoIP (Voice over Internet Protokol), Skype.

Trojan tersebut, seperti dilansir Vnunet dan dikutip detikINET, Senin (26/3/2007), merupakan varian dari program jahat Warezov atau Stration yang telah terdeteksi di akhir bulan lalu.

Cara yang digunakan dalam penyebarannya tergolong sederhana. Yaitu dengan mengirimkan sebuah pesan kepada pengguna Skype yang isinya menyarankan si calon korban untuk mengecek atau mengunjungi alamat URL yang diberikan. Ketika sudah berada pada alamat yang dituju, selanjutnya calon korban akan diminta untuk men-download dan menginstall file yang didalamnya mengandung Trojan.

“Sekali saja Trojan tersebut terinstal didalam sistem, ia akan mencoba untuk terhubung dengan server email Yahoo untuk mengirimkan pesan melalui SMTP (Simple Mail Transfer Protocol),” ujar salah satu pengawas web dari Websense.

Tidak hanya itu, Trojan tersebut juga dapat mengakses account Skype korbannya dan mengirimkan pesan serupa kepada seluruh daftar kontak di account tersebut. Dengan kata lain dapat menyebarkan fitnah bagi korbannya, karena kolega si korban mengira ia yang mengirimkan program jahat tersebut.

Sekedar informasi, Skype merupakan sebuah layanan aplikasi VoIP yang mengijinkan seseorang untuk berkomunikasi secara gratis melalui komputer atau melakukan panggilan murah dari komputer ke telepon. Selain itu, Skype juga dapat difungsikan sebagai messenger, media konferensi, atau alat untuk berkirim file.
(ash/ash)

Senin , 26/03/2007 11:18 WIB
Ardhi Suryadhi – detikInet

1 Mei, Pengelolaan Domain .id Sepenuhnya di Tangan Pandi

March 30, 2007 at 3:38 pm | In News IT | Leave a Comment

Jakarta, Mulai 1 Mei 2007, pengelolaan domain .id sepenuhnya ada di tangan Perhimpunan Nama Domain Indonesia (Pandi). Seperti apa tata kelola domain .id yang disiapkan Pandi?

Seperti diceritakan Teddy Sukardi, Ketua Pengurus Pandi, lembaga independen yang diresmikan notaris pada 29 Desember 2006 itu, saat ini tengah melakukan sejumlah persiapan.

Menurut Teddy, Pandi akan memiliki empat gugus kerja, masing-masing menangani bidang teknologi, regulasi dan organisasi, tarif dan harga, serta promosi.

Keberadaan gugus kerja tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan tugas Pandi. Di bawah pengelolaan Pandi, domain .id diharapkan dapat tumbuh secara signifikan.

Pandi, kata Teddy, akan melakukan edukasi mengenai Internet dan meningkatkan kesadaran pemakaian domain .id. “Pemakaian domain .id lebih menunjukkan identitas bangsa, dan tidak perlu mengambil nama domain ke luar negeri. Cukup di DNS lokal bisa mendapat domain, juga ada jaminan keamanan, dan lebih murah,” papar Teddy saat dihubungi detikINET, Jumat (30/3/2007).

Mekanisme pendaftaran domain .id untuk sementara masih memakai mekanisme yang berlaku saat ini. Pendaftaran gratis masih berlangsung hingga 30 April 2007. Sementara mekanisme perpanjangannya, menurut Teddy, saat ini masih dalam tahap penggodokan lebih lanjut.

Nantinya, pendaftaran domain baru akan memiliki masa berlaku selama satu tahun. “Tapi satu bulan sebelum habis masa berlakunya kita akan sampaikan notifikasi ke pelanggan. Oleh karena itu kita juga akan meningkatkan awarness pentingnya menggunakan e-mail yang masih aktif untuk pendaftaran. Jadi pelanggan tahu kalau ada notifikasi,” paparnya.

Kebijakan penamaan domain baru juga tengah menjadi bahasan Pandi. “Saat ini kita sedang me-review kebijakan penamaan domain baru, kita bandingkan dengan negara-nagara lain juga, best practice dan kebutuhan domain seperti apa,” tuturnya.

Soal pentarifan, Teddy mengatakan belum ada ketentuan final mengenai besaran harga domain yang akan dikenakan untuk domain yang sifatnya komersial.

“Pengumuman mengenai domain yang berbayar dan lain-lain, akan menyusul pada bulan April. Paling tidak 1 Mei sudah ada pricing-nya, setidaknya untuk .co.id dulu,” tuturnya.

Nantinya Pandi juga akan menunjuk registrar untuk masing-masing subdomain, misalnya untuk subdomain .go.id akan diserahkan pengelolaannya ke pemerintah. Registrar juga dimungkinkan untuk memiliki reseller, sehingga jumlah reseller tidak hanya satu.

Data Pandi menunjukkan, per Januari 2007 ada 33.486 domain .id yang aktif. Dari jumlah tersebut, 50 persen di antaranya adalah subdomain .co.id, 21 persen subdomain .web.id, 17 persen subdomain .or.id.

Subdomain lainnya menempati porsi kecil, seperti subdomain .go.id hanya 4 persen, subdomain .sch.id 4 persen, subdomain .ac.id 3 persen, subdomain .war.id 0,3 persen, dan subdomain .mil.id 0,06 persen. (nks/nks)

Jumat , 30/03/2007 17:56 WIB
Ni Ketut Susrini – detikInet

Terancam Mati, Domain .id akan Diperpanjang 3 Bulan

March 30, 2007 at 3:35 pm | In News IT | Leave a Comment

Jakarta, Pengelola domain .id akan memperpanjang domain yang masa berlakunya habis 31 Maret 2007.

Teddy Sukardi, Ketua Pengurus Perhimpunan Nama Domain Indonesia (Pandi) menjelaskan, perpanjangan masa berlaku domain .id akan dilakukan secara otomatis.

“Jadi domain-domain .id yang masa berlakunya berakhir 31 Maret 2007 akan otomatis diperpanjang. Tidak mati. Kita tidak membunuh nama domain yang ada,” paparnya saat dihubungi detikINET, Jumat (30/3/2007). “Perpanjangan sementara tiga bulan,” ujarnya.

Pengelolaan domain .id kini sedang dalam masa transisi dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) ke Pandi. Data Pandi menunjukkan, saat ini ada 33.486 domain .id yang aktif.

Teddy menjelaskan, perpanjangan masa berlaku domain akan dilakukan bersama-sama antara Pandi dengan Depkominfo, sampai nantinya pengelolaan domain .id berada penuh di tangan Pandi.

Menurut Teddy, setelah perpanjangan selama tiga bulan akan ada notifikasi ke pelanggan mengenai ketentuan yang berlaku untuk perpanjangan domain.

Di bawah Pandi, ujar Teddy, jumlah domain .id diharapkan bisa bertambah. “Sekarang jumlahnya masih kecil dibanding negara-negara lain,” ujarnya.
(nks/nks)

Jumat , 30/03/2007 13:56 WIB
Ni Ketut Susrini – detikInet

Workshop KTSP

March 24, 2007 at 3:58 pm | In Personal | 1 Comment

Sabtu, 24 Maret 2007

Hari ini acaranya Workshop KTSP, semua siswa diliburkan, but ada juga siswa yang celingukan cari temannya dia gak tahu klo hari ini tuch libur. Because kemaren dia gak masuk dan temannya gak ada yang kasih tahu. kasian juga yach……

Sampe skul seperti biasa jam 06.00 langsung cek ruangan dan perlengkapan tuk acara workshop, sempet ngomel juga sech. he..he…… semua OK, sambil tunggu panitia yang lainnya coba ngelanjutin kerjaan yang sempat tertunda cetak piagam KIR.

Eh,…. printer dah mulai ngadat lagi gimana gak kesel klo gi dibutuhkan pasti ada aja hambatannya. Kesel, dongkol, gedek jadi satu campuraduk kayak gado2x.

Acara dimulai jam 07.30 dalam jadwal, but sempat molor ampe 1 jam, maklum pejabat yang ditunggu belom dateng. Tuk nenangin ati yang gi panas, saya tengok bagian konsumsi sedang apa mereka? Pucuk dicinta ulam tiba mereka gi masukin kue ke tempat yang sudah disediakan, pertama dateng biasa basa-basi dulu abis githu langsung comot kue, he..he….he….. klo gi sewot bawaannya laper……

Acara berlangsung meriah, karena fasilitatornya bisa menerangkan dengan jelas dan diselingi canda, jadi gak membuat jenuh peserta. waktu demi waktu dilalui dengan mendengarkan pengarahan mengenai KTSP dan juga mengenai SBI (sekolah bertaraf internasional), karena sma 6 sedang dalam proses menuju kesana ini dibuktikan dengan adanya pelatihan bahasa Inggris bagi bapak/ibu guru dan semua unsur yang tergabung dalam keluarga besar sman 6 harus mengikuti kegiatan pelatihan ini.

Dengan harapan mereka bisa mencapai TOEFL 500 sebagi pra syarat menuju SBI. Tak sedikit pula ada guru yang lelah dan mengantuk ketika mendengarkan pengarahan dari fasilitator include me….. but its OK. Yang penting acara jalan terus,

Selesai kegiatan Foto bersama dengan fasilitator, trus cek ruangan setelah digunakan ternyata banyak sampah, gmn muridnya bisa bersih di dalam ruangan belajarnya klo gurunya aja masih menyampah. Cek Labkom ada anak IT gak yang belajar Design. Alhamdulillah ada walaupun peserta yang datang banyak sekali, saking banyaknya gak bisa dihitung,..he……he……^_^

Abis maghrib pulang tuk makan, kelar makan back to school buat beresin tp kayaknya minggu aja dech soalnya dah pada cape. Akhirnya lanjutin dech cetak piagam dengan harapan bisa kelar malam ini juga soalnya gak enak dah ditanyain mulu. (maaf yach bu bukannya saya sengaja but printernya yang error).

Ditemani aris yang malam ini sengaja gak apel dulu, karena ada job yang harus dikerjakan. yach lumayan ada temen. Piagam akhirnya kelar juga jam 22.40, sisanya yach write my story on my blog.

Waktunya istirahat, besok masih ada kegiatan tuk anak club IT 14, design division jam 10.00, berarti saya istirahat cuma berapa jam yach hari ini,?

Apa itu Blog?

March 23, 2007 at 3:45 am | In News IT | Leave a Comment

Tulisan ini mencoba menerangkan apa itu Blog / Weblog dari berbagai sudut. Walo sebenernya di awal tidak ditulis untuk dibaca di layar komputer (karenanya terlalu panjang untuk konsumsi online) tapi mudah-mudahan tulisan ini bisa dinikmati juga, atau kalo gak, di print aja :)

Binatang Yang Bernama BLOG

Kamu ada di depan komputer, modem sudah terpasang dan siap menjelajah Internet, website apa yang sedang menarik sekarang? Apa yang sedang “trend” di Internet? Link-link apa saja yang menarik? Jangan kuatir, ada banyak Blog di luar sana yang bisa memandu kamu, dan ada cukup banyak detil-detil dan komentar pribadi yang bisa kamu nikmati dari tiap Blogger. Lewat Blog mereka, Blogger telah meraih pemirsa setia dan memperkenalkan kehidupan pribadi mereka pada kita semua.

Apa tuh Blog?

Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan “catatan perjalanan” seseorang di Internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar “cerdas” mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.

Dari komentar-komentar tadi biasanya Blog kemudian menjadi jendela yang memungkinkan kita “mengintip” isi kepala dan kehidupan sehari-hari dari penciptanya. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada May 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet.

Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain.

Sejarah Blog

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.

Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sehingga Blogger.com muncul di dunia per-blog-an. Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, sex, olahraga, buku komik dan macam-macam lagi. Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?. Cameron Barret menulis pada Blog-nya essay berjudul Anatomy of a Weblog yang menerangkan tema dari Blog. “Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut.” Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasan si Blogger-nya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog.

Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-Blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri diantaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang Desainer Interaktif dimana dia mengkatagorikan topik-topik Blog-nya pada katagori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya.

Blog terkenal lainnya diantaranya, “Obscure Store”http://www.obscurestore.com/ milik Jim Romenesko yang menyediakan link bertemakan berita dan gosip serta hal-hal kecil yang sedikit mengarah pada underground movement, Lawrence Lee juga setiap hari mengupdate Blog-nya, Tomalak’s Realm dengan link-link pada berita tentang Web Design dan Net Business. Memepool dengan pilihan koleksi link-nya yang unik disertai analisis cerdas juga digemari sebagai Blog yang istimewa. Kottke.org merupakan Blog menarik milik Jason Kottke seorang Web Designer yang tinggal di San Francisco, di Blog-nya dia menulis bahwa Blog-nya tersebut adalah caranya mengisi waktu luang untuk menyusun kembali tulisan-tulisan, desain-desain dan critical skill-nya. Tak lupa juga Blog milik Dave Winer, Scripting News, salah satu Blog pertama yang banyak memberikan link tentang pemrograman.

Blogger

Siapa sih para Blogger di Internet ini? Rebecca Blood pada Blog-nya Rebecca’s Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka. Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. “These were web enthusiast.” tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, “Mayoritas Blogger adalah anak-anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.”.

Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka.

Lalu apa gunanya membuat Blog? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri.

Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan.

Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa.

Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan diri setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan “Saya bosan” atau “School Sucks!” setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku “Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities”, menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada “keterusterangan”.

Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.

Komunitas Blog dan Budaya Digital

Sejalan dengan kepribadian sebuah Blog, si Blogger atau editor dari sebuah Blog biasanya menerima pula kontribusi-kontribusi link unik dari para penikmat Blog-nya. Beberapa website Blog juga menerima feedback terhadap opini dan komentar dari link suatu artikel atau suatu isu yang dimuat. Blog karenanya pula bersifat interaktif dan membentuk komunitas-komunitas para Blogger yang saling me-link-kan Blog mereka satu sama lain.

Para Blogger diwakili oleh Blog mereka mengekspresikan persahabatan, permusuhan dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing yang kemudian mereka link-an pada opini awal yang mereka komentari. Sebuah percakapan dapat berkembang antara 3 hingga 4 Blog sekaligus sambil merujuk pada jawaban mereka di Blog lain. Kelompok pemujaan pada pribadi Blog tertentu bermunculan, beberapa nama Blogger muncul dan muncul kembali pada update harian Blog seseorang yang diidolakannya, atau nama tersebut muncul pada daftar Blog lainnya yang Blogger itu ikuti.

Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. “Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet.” tulisnya.

Keinteraktifan adalah hal lain yang didapatkan dari Blog. Internet bukan saja memungkinkan para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, tapi juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya pula tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, Here Come The Weblog, May 1999, menggambarkan Blog sebagai rangkaian evolusi menuju “New Media”. Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anak-anak muda, tulisnya.

Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya “News for Nerds. Stuff that Matters” yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan.

Salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi pula adalah MetaFilter. Jika banyak Blog lebih bersifat personal, dikendalikan dan ditulis oleh satu orang, atau mencerminkan pribadi satu seseorang, maka katagori Community Blog, seperti MetaFilter hidup dari kontribusi banyak orang dimana setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka pula di dalamnya. Saat ini ada 13511 anggota aktif di MetaFilter, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Interaksi adalah salah satu daya tarik kuat dari Blog.

Keinteraktifan Blog adalah salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Media konvensional yang bersifat satu arah berubah bentuk menjadi tempat dimana suara semua orang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, membosankan dan arogan, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas eleltronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka kostumisasi sendiri, Jon Katz meneruskan. Media yang dikustomisasi sendiri yang dimaksud, adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang.

Cameron Barret mengatakan hal yang sama, bahwa “Big Idea” dari Internet adalah kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rebecca Blood menulis: Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.

Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah The Web telah di-_filter_, The Web telah dijelajahi terdahulu (_pre-surfed_) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari Web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog sebagai saringan The Web telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet.

Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon menuliskan pendapatnya tentang Blog dan para Blogger. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (_niche_) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita.

Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudah-mudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood.

Memiliki Blog sendiri dan Blog Indonesia

Cara paling direkomendasikan untuk memiliki Blog sendiri adalah dengan mendaftarkan diri kamu di Blogger.com, belajar sedikit tutorial HTML dasar dan Here you go! Kamu sudah memiliki Blog kamu sendiri. Blogger.com tidak membatasi jumlah Blog yang bisa kamu miliki, tidak membatasi kapasitas panjang dari Blog kamu. Kamu bisa memilih desain interface Blog kamu dari template yang telah disediakan, atau jika kamu sudah menguasai HTML kamu bisa merancangnya sendiri atau memodifikasinya. Blog kamu bisa ditempatkan dilayanan website gratis seperti Tripod atau Geocities atau bisa juga ditempatkan di server yang disediakan Blogger.com.

Kamu juga bisa mendapatkan tutorial-tutorial dan bertanya tentang Blog pada forum diskusi yang disediakan oleh Blogger.com. Cara mengisi Blog kamu adalah dengan masuk ke Blogger.com dan menuliskan di area yang sudah disediakan, atau menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Blogger.com, dimana dengan satu klik kamu dapat membuat link ke website yang sedang kamu lihat dan kamu dapat memasukkan komentar kamu. Tapi yang paling penting tentu siapkan diri kamu buat mengorganisir lagi opini dan pendapat-pendapat kamu dan latih otot kritis yang kamu miliki.

Apa yang membuat suatu komentar adalah komentar yang bagus? Weblog Resource memberikan beberapa tips. Secara ideal, komentar kamu perlu menjelaskan tentang link yang kamu buat dan kenapa kamu memasang link tersebut. Sebuah komentar tidak cukup hanya berkata link ini cool misalnya, komentar seperti ini tidak berguna buat pengunjung Blog kamu. Tips singkat yang paling berguna? Jadilah diri kamu sendiri, dan mulailah menulisi Blog yang kamu miliki.

Apa ada para Blogger indonesia? Yap.. Website yang mendaftar para Blogger Indonesia yaitu Indo.Blogs. Kriteria satu-satunya agar Blog kamu terdaftar pada Indo.Blogs hanyalah berkebangsaan Indonesia, tanpa memandang secara geografis lokasi kamu berada.

Indo.Blogs mendaftar sekitar 40-an Blog yang ada, keseluruhan secara kasar ada sekitar 100-an Blogger Indonesia dengan personalitinya masing-masing. Kebanyakan mahasiswa atau berprofesi di bidang IT dan Web Desain. Ada yang keseluruhan memakai Bahasa Inggris sebagian lagi memakai Bahasa Indonesia dan sebagian lagi mencampur bahasa yang digunakan. Sayangnya banyak juga yang tidak terupdate setiap hari. Jarak antara satu update dengan yang lain bisa satu bulan lamanya dan kebanyakan lebih berupa jurnal pribadi daripada Blog yang banyak memuat link. Tapi kebanyakan memiliki desain Blog yang menarik dan sederhana, dan Blogger Indonesia tidak lupa mencantumkan sahabat-sahabat Blog mereka dengan rapih seperti yang biasa dilakukan oleh Blogger luar negri.

Lalu apakah ada Community Blog Indonesia? Yupe ada. Silahkan arahkah browser kita ke MSN.OR.ID. Para Blogger disini disebut “celetukers” karena sifatnya dimana masing-masing Blogger memang menyeletukan sesuatu yang kemudian mengisi website ini.

Saat ini ada 64 celetukers dengan masing-masing link ke Blog mereka. Website ini bermula dari mereka yg dulu sering chatting di server microsoft comic chat (irc.msn.com) dan setelah server tersebut kemudian ditutup, maka para penghuninya kemudian mendirikan website ini.

Lebih jauh lagi tentang Komunitas Blogger di Indonesia? Berarti kamu harus gabung sama mailing listnya. Bloggerians adalah mailing list diskusi terbuka untuk komunitas para Blogger Indonesia yang terbentuk sejak bulan Maret 2001 dan saat ini dianggotai oleh 45 anggota.

Mayoritas Blogger Indonesia masih berasal dari kalangan website desainer atau system administrator, atau mereka yang pekerjaannya memang membuat mereka akrab dengan dunia membuat website. Walau begitu, diskusi menarik sering pula terjadi disitu.

Generasi Kedua

Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz (ada hubungan dengan Jon Katz?) menulis bahwa Blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Perbedaan utama antara Home Page Pribadi dan Blog yaitu, Home Page Pribadi adalah tempat dimana kamu menempatkan foto keluarga, foto kamu dan kemudian mendistribusikan informasi pada lingkaran kecil teman-teman dan keluarga. Sedang Blog dirancang untuk “pengunjung”. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Blog karenanya adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya.

Apakah Blog memang suara murni media baru seperti yang diramalkan? Atau hanya sekedar trend digital? Dan akan bertahan lamakah Blog-Blog di Internet? Tentu saja ini jawaban yang perlu dijawab oleh para Blogger sendiri. Banyak orang saat ini memiliki idealisme terhadap Blog sebagai sebuah konsep desentralisasi informasi yang mengembalikan berita kembali di tangan para penggunanya dan tidak dimonopoli lagi oleh korporasi besar atau perusahaan media. Tentu saja masih sekian tahun lagi kita melihat apakah konsep yang bermula dari budaya dan komunitas ini bisa terjadi atau tidak. Kritik terhadap ledakan jumlah Blog yang sekarang terjadi pun sudah banyak disuarakan. Berapa murni lagi suara Blog bisa bertahan? Perdebatan tentang hal ini terus terjadi di Web. Untuk saat ini, buat kamu yang berminat hanya satu saran, BLOG ON!

Sumber sejarah Blog dapat dibaca di:

An Incomplete Annotated History of Weblogs
Weblogs a history and perspective
FAQ Weblog resources

Enda Nasution
Copywriter dan Pemilik dan Penikmat Blog
GO BLOG adalah Blog milik Enda yang di updatenya hampir setiap hari.

Post script 02/20/2004
Sejak tulisan ini dibuat sekitar akhir 2001 sudah tentu terjadi banyak perubahan di dunia Blog. Makin banyak blogger baru bermunculan dan berhilangan, layanan blogging di Internet muncul dan tenggelam. Blogger.com telah di beli oleh Google dan banyak lagi.

Walau sifat link-linknya yang tidak lagi updated tapi mudah-mudahan tulisan ini masih bisa digunakan sebagai referensi asal muasal dari blog.

February 20, 2004 7:25 AM

 

 ———————————————–

Artikel diatas saya ambil dari alamat :

enda.goblogmedia.com

Soal Laptop DPR, Menkominfo : Pilihlah Open Source!

March 22, 2007 at 11:12 am | In News IT | Leave a Comment

sofyan20001.jpgJakarta, Menanggapi pro kontra seputar rencana pengadaan laptop bagi 550 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menkominfo Sofyan Djalil mengaku mendukung pembelian perangkat komputer jinjing tersebut.

“Kita sih setuju saja kalau tujuannya untuk meningkatkan produktifitas, tapi untuk harga (Rp 21 juta-red) ya gak sampai segitulah, itu kan melalui tender,” ujar Sofyan kepada detikINET di sela-sela acara rapat dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Kamis(22/3/2007).

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, jika rencana itu terwujud ia menyarankan jika bisa laptop tersebut tidak menggunakan aplikasi proprietary. “Kalau bisa pilihlah open source,” tandasnya. Namun menurut Sofyan, pilihan tersebut juga tergantung dari keinginan DPR sendiri.

Nah justru ini tantangan bagi pengembang OpenSource untuk memberikan support mereka di DPR,” tukas Sofyan. “Kalau anggota Komisi I memang ingin pakai OpenSource, karena mereka memang ingin belajar,” tambahnya.

Sementara itu, Suparlan, salah satu anggota komisi I DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan menganggap keberadaan laptop tersebut merupakan sesuatu yang penting untuk peningkatan kinerja anggota DPR. “Kalau memang mau serius bekerja laptop itu harus,” tegas Suparlan.

Ia beralasan, perangkat tersebut akan sangat membantu dalam menghimpun data-data yang telah dikumpulkan. “Kita butuh laptop itu untuk merangkum penelitian-penelitian,” kilahnya.
(ash/ash)

Kamis , 22/03/2007 15:37 WIB
Achmad Rouzni Noor II – detikInet

‘Muka Keren’ Sebarkan Fitnah

March 20, 2007 at 11:26 pm | In News IT | Leave a Comment

Jakarta, Sebuah virus buatan Indonesia mampu menyebarkan virus ke alamat e-mail dalam komputer, korbannya pun berisiko kena fitnah sebagai penyebar virus.Virus tersebut dikenal dengan julukan ‘muka keren’ alias ‘Mr Coolface’. Julukan itu muncul karena komputer yang terinfeksi virus ini selalu memunculkan tulisan MR_COOLFACE! pada saat pengguna membuka menu Run di tampilan Start Menu.

Seperti dijelaskan M.Taufik, technical consultant dari perusahaan antivirus F-Secure, virus ini merupakan pengembangan dari virus Mr Coolface yang sebelumnya telah beredar. Namun, dalam penyebarannya virus ini telah berevolusi yang secara otomatis belajar dengan sendirinya.

“Sebelumnya virus ini (Mr Coolface-red) hanya menyebar melalui perangkat flashdisk tetapi yang ini sudah melalui e-mail,” ujar Taufik kepada detikINET (20/3/2007).

Lebih lanjut Taufik menuturkan, virus yang bernama Worm:w32/Ridnu.B ini akan semakin berbahaya ketika dia menemukan address book di account e-mail korbannya. Secara otomatis Mr Coolface akan mengirimkan dirinya ke alamat e-mail yang tertera, risikonya korban bisa dianggap sebagai penyebar virus.

Selain itu, ketika aktif virus ini juga dapat menggunakan semua resource komputer korban dengan membuka banyak jendela Windows Explorer pada task bar, sehingga korban tidak dapat mencegah saat virus ini menuliskan pesan-pesannya.

Faktor ketelitian pengguna komputer, ujar Taufik, menjadi sangat penting untuk mencegah ’si muka keren’. Virus tersebut menurutnya hanya akan aktif jika korban membuka folder dengan extension .scr.

Lalu bagaimana kita tahu bahwa folder tersebut berextension .scr? Caranya adalah dengan menampilkan ‘Hidden file and folder’ pada menu Option di Windows Explorer, serta menghilangkan check mark dari ‘Hide files extensions for known file types’.

Ketika Anda terkena virus ini, Anda harus segera isolasikan komputer dari jaringan. Jika komputer terkoneksi ke jaringan internet, virus ini akan segera mengirimkan salinan dirinya ke seluruh alamat e-mail pada address book Anda. Fitnah pun bisa tak terelakkan.

(ash/wsh)

Selasa , 20/03/2007 17:32 WIB
Ardhi Suryadhi – detikInet

‘ICT Kampus Dorong Blended dan Mobile’

March 20, 2007 at 1:28 am | In News IT | Leave a Comment

Gedung Universitas Bunda MuliaJakarta, Pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dewasa ini, akan menjadi tolok ukur kemajuan di berbagai bidang, khususnya dalam dunia pendidikan.

Hal tersebut yang disampaikan oleh Once Kurniawan, Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas Bunda Mulia (UBM), kepada detikINET, Sabtu (18/3/2007).

Menurut Once, dengan adanya implementasi ICT hingga ke dalam kampus, akan mendorong baik para mahasiswa maupun tenaga pengajar untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas.

“Sekedar contoh di UBM ini, mahasiswa dan dosen menerapkan strategi belajar-mengajar yang dinamakan blended dan mobile,” ujar Once disela-sela tugasnya sebagai moderator dalam acara ‘Seminar 3G dalam Aspek Teknis dan Bisnis’.

Yang dimaksud dengan blended, masih menurut Once, dosen diharapkan turut berbaur dalam proses belajar-mengajar sebagai motivator. “Sehingga baik dosen, mahasiswa, konten (kurikulum) maupun infrastruktur yang digunakan berbaur menjadi satu kesatuan yang saling sinergis,” ujar Once menekankan.

Sedangkan konsep mobile, seperti yang detikINET saksikan sendiri di sejumlah sudut ruang kampus UBM, dengan fasilitas hotspot mahasiswa dapat secara aktif menggali informasi dari Internet secara cuma-cuma menggunakan notebooknya.

“Mahasiswa mendapatkan fasilitas notebook sejak mereka duduk di semester pertama,” tambah Once. “Sehingga mahasiswa dapat terus meng-update ilmunya dimanapun mereka berada,” tambahnya, “khususnya mereka yang berada di area kampus UBM dari lantai 1 hingga 8″.

Adapun ‘Seminar 3G dalam Aspek Teknis dan Bisnis’ itu sendiri dihadiri oleh tak kurang dari 280 mahasiswa UBM dari berbagai fakultas dan jurusan. Seminar yang diadakan dari pagi hingga tengah hari tersebut merupakan kerjasama antara UBM (www.bundamulia.ac.id), Indosat (www.indosat.com) dan detikINET.

Dalam seminar tersebut, sejumlah pertanyaan yang cukup kritis disampaikan oleh para peserta. Beberapa pertanyaan tersebut diantaranya adalah soal kebijakan tarif telekomunikasi, tren perkembangan ICT di Indonesia serta pemanfaatan teknologi 3G dalam keseharian hidup mahasiswa.

(dbu/dbu)

Senin , 19/03/2007 10:15 WIB
Achmad Rouzni Noor II – detikInet

Pembobolan Situs Marak, CERT Indonesia Mangkrak

March 20, 2007 at 1:17 am | In News IT | Leave a Comment

Jakarta, Jumlah situs makin banyak, kasus pembobolannya pun makin marak. Indonesia perlu membenahi Computer Emergency Response Team (CERT). Selama ini, tim CERT yang ada di Indonesia masih mangkrak alias tidak berjalan sesuai fungsi yang diharapkan.

Selama ini, tim CERT yang ada di Indonesia — bernama Indonesia Computer Emergency Response Team (ID-CERT) — masih bersifat sukarela dan terbatas, serta terlalu general.

Made Wiryana, anggota tim teknis situs www.presidensby.info mengungkapkan hal tersebut saat berbincang dengan detikINET, Minggu (18/3/2007).

Menurutnya, untuk kasus seperti phising, defacing dan infeksi virus sebaiknya ditangani tim CERT, yang juga bertugas melakukan edukasi pada masyarakat.

Disampaikan Made, sukarelawan di ID CERT masih sangat terbatas. “Mungkin karena personalnya sibuk-sibuk atau karena pihak lain belum bergabung,” paparnya.

Sebagai perbandingan, Made memaparkan bahwa tim CERT di negara maju memang bersifat sukarela, namun tetap profesional. “Artinya para anggota tim bersedia bergabung secara sukarela tidak sebatas karena mereka ditugaskan saja, tapi karena memang mereka suka. Tapi meskipun volounteer (sukarelawan) mereka digaji juga,” Made bertutur.

Made juga bercerita, tim CERT di Jerman misalnya, ada yang tujuannya untuk masyarakat luas, badan pemerintah, serta ada yang khusus untuk kalangan bisnis.

Untuk itu, Made menyarankan agar tim ID CERT lebih terbuka dan secara aktif menarik komunitas dan sukarelawannya. “Jadi bukan saja menunggu yang mau jadi volounteer,” ujarnya.

Made juga mengusulkan agar pemerintah membentuk CERT yang khusus menangani situs-situs pemerintah dan urusan di badan pemerintah.

Bagaimana dengan peran Polisi? “Polisi akan bertindak setelah kita melaporkan. Kalau memang ingin dimajukan jadi kasus ke Polisi, baru Polisi dilibatkan. Jadi Polisi akan bekerjasama dengan CERT,” kata Made.

Tapi sebelumnya untuk kasus pembobolan situs atau kejahatan cyber lainnya, Made menjelaskan bahwa penanganan tahap pertama adalah dengan CERT. “Nanti CERT yang akan kerjasama dengan badan-badan dan pihak yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurut Made, agar bisa profesional tapi tetap bersifat sukarela, CERT harus bisa bekerjasama dengan organisasi yang mau mensponsori personal yang terlibat.(nks/nks)

Minggu , 18/03/2007 18:53 WIB
Ni Ketut Susrini – detikInet

Log Diharap Bantu Temukan Pembajak DNS Situs SBY

March 20, 2007 at 12:55 am | In News IT | Leave a Comment

Jakarta, Sejumlah titik dapat diduga menjadi incaran lokasi aktifitas sniffing password pengelolaan domain Presidensby.info oleh pelaku yang kemudian membajak Domain Name Service (DNS) situs PresidenSBY.info untuk diarahkan ke Afraid.org.

Menurut hasil whois, beberapa titik tersebut adalah antara lain adalah server atau jaringan milik institusi Enom sebagai pengelola domain .info, lalu Techscape sebagai reseller Enom ataupun di Indosat sebagai tempat peletakan sejumlah server Techcape.

Ketika dikonfirmasi, pengelola situs resmi Presiden SBY pun menduga hal yang sama. “Ya kita belum tahu pastinya. Tetapi kemungkinannya ya seperti itu,” Anjar Ari Nugroho, koordinator pengelola Presiden SBY kepada detikINET, Minggu (18/3/2007).

Ditambahkan oleh Anjar, bahwa pihaknya kini tengah menanti sejumlah kiriman log server yang telah diminta oleh pihaknya kepada para pengelola di sejumlah titik teresbut. Sejumlah log transaksi tersebut rencananya akan dianalisis oleh tim pengelola situs Presiden SBY.

“Yang baru kita terima adalah log server dari pengelola Techscape. Mereka sangat kooperatif dengan kita, bahkan sejak awal kasus (pembajakan DNS) tersebut teridentifikasi,” ujar Anjar.

I Made Wiryana, salah seorang pengelola teknis situs Presiden SBY, menegaskan pula hal yang sama. “Sejak kemaren pagi kami terus bahu-membahu dengan pihak Techscape untuk melakukan pelacakan,” ujar Made.

Kini, ditambahkan oleh Made, tinggal kerjasama dari pihak pengelola titik lainnya yang diharapkan dapat segera terealisir untuk segera mendapatkan titik cerah atas kejadian pembajakan DNS tersebut.

Dipaparkan pula oleh Made, bahwa pembajakan DNS tersebut seperti mengubah peta atau arah jalan yang menuju ke suatu lokasi (situs). “Jadi rumah dan isi rumahnya sendiri tetap aman. Tetapi orang yang melihat atau menggunakan peta yang telah diubah tersebut, dapat kesasar ke tempat lain,” tandas Made.

(dbu/dbu)

Minggu , 18/03/2007 19:15 WIB

Ni Ketut Susrini – detikInet

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.