Bill Gates di Balik Kesenjangan Ekonomi Dunia?
October 24, 2007 at 12:55 pm | In News IT | Leave a Comment
Jakarta – Benarkah teknologi berada di balik kesenjangan ekonomi dunia yang makin parah? Pertanyaan ini muncul ketika lembaga moneter IMF (International Monetary Fund) memaparkan evaluasi keadaan ekonomi dunia dalam laporan bertajuk World Economic Outlook for 2007.
Menurut IMF, inovasi teknologi adalah salah satu penyebab utama ketimpangan ekonomi antar manusia. Teknologi dan juga orang-orang dengan keahlian tinggi dalam bidang ini dipersalahkan IMF sehingga ada orang yang sangat miskin sementara yang lainnya begitu berlimpah-limpah kekayaan.
“Perkembangan teknologi berada di balik kesenjangan ekonomi sejak awal tahun 1980-an,” demikian salah satu tulisan dalam laporan IMF itu. Disebutkan juga, globalisasi memang juga menjadi faktor kesenjangan ekonomi, namun teknologi adalah biang sesungguhnya.
Menurut IMF, hal ini terjadi karena para pekerja teknologi dengan keahlian tinggi mendapat uang terlalu banyak misalnya saja Bill Gates, sang pemilik Microsoft. Demikian juga, perkembangan teknologi yang menggantikan keberadaan alat-alat tertentu membuat orang orang dengan skill rendah kehilangan pekerjaan dan semakin miskin.
“Inilah saatnya mengincar musuh utama kesenjangan ini yaitu perkembangan teknologi. Jika kita bisa menghentikan atau memperlambatnya, masyarakat dunia akan lebih seimbang secara ekonomi,” dukung Clive Crook, ekonom dari Universitas Oxford, Inggris mengenai anggapan ini.
Menuai Kritik
Bagaimana cara memperlambat perkembangan teknologi ini? Clive mengusulkan mengenakan pajak tertentu bagi para ilmuwan atau insinyur agar perkembangan teknologi melambat. Selain itu, seharusnya para pengembang teknologi tidak pelit berbagi ilmu sehingga kesenjangan teknologi bisa teratasi yang bermuara pada peningkatan ekonomi.
Namun tak urung, kritikan pun datang bahwa pendapat IMF dan juga Clive Crook tidak berdasar. Memang pada masa lalu di mana teknologi belum berkembang, masyarakat lebih seimbang secara ekonomi. Namun tanpa teknologi pula, masyarakat tak bisa menikmati kemajuan.
Dengan kontribusi memudahkan manusia secara teknologi, dianggap wajar jika orang sekaliber Bill Gates dibayar sedemikian mahal daripada mereka yang tidak punya keahlian. Demikian seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Rabu (24/10/2007). ( fyk / fyk )
Rabu, 24/10/2007 11:40 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet
Gara-Gara Minta Bantuan, Maling Printer Masuk Penjara
October 24, 2007 at 12:51 pm | In News IT | 1 Comment
Missouri – Timothy Scott Short membongkar sendiri kedok pencurian yang ia lakukan. Setelah mencuri printer untuk mencetak kartu Surat Izin Mengemudi (SIM), ia menghubungi layanan teknis untuk mencari driver piranti lunak yang cocok untuk printer curian tersebut.
Ceritanya begini, Short mencuri printer beserta komputer dari kantor pemerintahan setempat di Missouri, Amerika Serikat. Namun, komputer itu ternyata tidak bisa digunakan karena terkunci. Sedangkan tanpa komputer itu, printer pencetak SIM yang dicuri Scott tak bisa berfungsi.
Seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Rabu (24/10/2007), dua hari setelah pencurian seseorang bernama ‘Scott’ menghubungi Digimarc, perusahaan software yang memproduksi printer yang dicuri tersebut. ‘Scott’ menyatakan ingin membeli driver printer yang cocok untuk seri printer tersebut.
Hal ini membangkitkan kecurigaan agen Secret Service. Seorang agen kemudian mendengarkan rekaman panggilan ini dan mengenali suara Short dari penyelidikan yang pernah dilakukan sebelumnya. Penelpon itu juga memberikan nomor telepon yang sama dengan nomor telepon yang diketahui merupakan milik Short.
Walhasil, Short ditangkap pada tanggal 11 Oktober 2007. Sebagai konsekuensi perbuatannya, pria 33 tahun ini bisa jadi akan meringkuk di penjara selama 10 tahun serta harus membayar denda senilai US$ 250,000 (US$ 1 = 9128, sumber: detikcom).
Meski yang dicuri Short ‘hanya’ printer dan komputer, kasus ini menjadi buruk karena komputer itu mengandung data 200-500 warga di Missouri. Lebih parah lagi, printer tersebut memang khusus digunakan untuk mencetak kartu identitas dan SIM. Artinya Short bisa memanfaatkan barang curiannya itu untuk memalsukan identitas.
Pihak Digimarc menolak memberikan keterangan tentang bagaimana cara Secret Service bisa mendengarkan panggilan pelanggannya. “Demi kenyamanan pelanggan kami, dan karena ini menyangkut masalah kriminal, kami menolak berkomentar terhadap kasus ini,” ujar Leslie Constans, juru bicara Digimarc. ( wsh / wsh )
Rabu, 24/10/2007 08:52 WIB
Fransiska Ari Wahyu – detikinet
Habis Digempur, Situs Rasa Sayang Tinggal ‘Kulit’
October 24, 2007 at 12:43 pm | In News IT | Leave a Comment
Jakarta – Situs pariwisata Malaysia yang beralamat di www.rasasayang.com.my kini sudah tidak bisa diakses. Diduga situs ini tengah dalam tahap perbaikan setelah diserang oleh para dedemit dunia maya.
Menurut pengamatan detikINET, hingga Rabu (24/10/2007) pukul 10:15 WIB, situs ini sudah tidak bisa diakses sejak kemarin sore. Atau sesaat setelah detikINET memberitakan kondisi situs ini yang telah dipermak habis-habisan.
Kini, jika Anda coba mengunjungi situs tersebut, Anda hanya tinggal mendapati ‘kulit’ alias cover situsnya saja. Tidak bisa lagi melihat isi situs yang sejatinya dijadikan pemikat untuk menarik wisatawan berkunjung ke Negeri Jiran tersebut.
Selain itu, backsound instrumen lagu rasa sayange yang biasa menyambut kedatangan pengunjung situs di halaman utama serta link pemutar lagu super jorok yang disisipkan penyusup juga tidak bisa ‘dinikmati’ lagi.
Begitulah kondisi faktual yang terjadi. Pengelola situs ini pun tidak memberi keterangan lebih lanjut mengenai kondisi situs di cover yang tersisa. Entah masih dalam tahap perbaikan, ditutup atau sampai kapan kondisi ini berlangsung.
( ash / wsh )
Rabu, 24/10/2007 10:36 WIB
Ardhi Suryadhi – detikinet
Pesta Blogger 2007 Pesta Blogger 2007 Blogger Siap ‘Serbu’ Kawasan HI
October 23, 2007 at 8:38 am | In News IT | 1 Comment
Jakarta – Penulis blog (blogger) Indonesia tengah mempersiapkan perhelatan akbar “Pesta Blogger 2007″ (PB2007). Acara yang akan dilangsungkan pada Sabtu (27/10/2007) tersebut bertempat di Blitz Megaplex, Grand Indonesia tak jauh dari kawasan bundaran air mancur Hotel Indonesia – Jakarta. ‘Suara Baru Indonesia’ adalah tema yang diusung dalam acara tersebut. Sejumlah blogger senior berada dibalik persiapan acara yang sedianya akan dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh. Sebutlah diantaranya adalah Enda Nasution, Budi Putra, Priyadi Iman Nurcahyo, Wicaksono dan Wimar Witoelar. Menurut Enda, selaku koordinator Pesta Blogger 2007 seperti dikutip detikINET dari situs www.pestablogger.com, jumlah peserta yang akan hadir ditargetkan mencapai 500 orang. Beberapa isu menarik seperti online marketing, teknologi dan perempuan, blog selebriti dan dan bridge blogging (blog Indonesia dalam bahasa Inggris) akan dibahas dalam acara yang pertama kalinya diadakan di Indonesia. Pesan Tempat Para Peserta Pesta Blogger 2007 antara lain terdiri atas undangan kepada komunitas blog termasuk yang dari daerah, kontributor dan mitra media, serta 100 pendaftar pertama yang diberikan tiket cuma-cuma. Bagi blogger yang berminat untuk turut hadir tetapi belum sempat mendaftarkan diri, panitia mempersilahkan untuk mengirimkan e-mail ke alamat pestabloggger@gmail.com dengan menulis ‘RESERVED’ pada subyek e-mail. Kemudian nama dan alamat e-mail calon peserta harus dicantumkan di bagian isi (body) e-mail tersebut. Pemesanan tempat ini untuk peserta yang di luar undangan dan akan dikenakan biaya sebesar Rp 100 ribu pada saat melakukan registrasi ulang saat acara berlangsung. Jatah kursi yang tersedia untuk pendaftaran berbayar ini hanyalah sebanyak 100 kursi. ( dbu / dbu )
Selasa, 23/10/2007 12:30 WIB
PB2007 – detikinet
Google Kenalkan iGoogle dalam 70 Bahasa
October 20, 2007 at 9:32 am | In News IT | 4 Comments
Jakarta – Google terus berusaha untuk merengkuh penggunanya di seluruh dunia. Salah satunya adalah dengan merilis iGoogle, Google’s Personalized Homepage ke dalam berbagai bahasa. Dengan fitur ini, penggunanya dapat membuat berbagai macam kreasi dalam homepage, seperti memperlihatkan gambar, memutar lagu, memutar video-video dari Youtube dalam situs mereka.
iGoogle pertama kali diluncurkan pada Mei 2005 dengan tujuan agar penggunanya dapat terus mengakses Google tanpa dibatasi oleh waktu. Awalnya fitur ini diberi nama Google Personalized Homepage , tapi kemudian mengalami perubahan nama menjadi iGoogle pada 30 April 2007, dengan penambahan beberapa fungsi baru. Misalnya pengguna dapat mengaplikasikan gadget yang menyajikan upload terbaru dalam layanan video sharing pada situs yang dipersonalisasi.
Sejak fitur ini banyak digunakan orang, perusahaan berbasis di Mountain View ini terus berusaha untuk mengembangkannya dan memberi kesempatan bagi seluruh dunia untuk turut mengaksesnya.
Caranya adalah dengan mengembangkan versi iGoogle ke dalam kurang lebih 42 bahasa sehingga warga dari 70 negara di dunia dapat mengaksesnya dengan menggunakan nama domain lokal. Minggu ini Google mengaplikasikannya dalam 13 bahasa baru, seperti Arab, Bulgaria dan Katalan.
“Dengan perilisan ini, lebih dari 99 persen pengguna internet dapat menikmati manfaat dari fitur ini dalam bahasa mereka sendiri,” tandas Jessica Gray, Software Engineer, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Sabtu (20/10/2007).
( amz / amz )
Sabtu, 20/10/2007 15:36 WIB
Fransiska Ari Wahyu – detikinet
OS ‘Sembarang Tempat’ Puppy Linux 3.0 Meluncur
October 5, 2007 at 6:16 am | In Linux | Leave a Comment
Jakarta – Bagi mereka yang ingin kenal dengan yang namanya Linux namun malas jika harus meng-install sistem operasi (OS) ke hardisk mungkin bisa mencoba Puppy Linux.
Pasalnya, OS ini mampu dijalankan langsung dari CD dan USB tanpa harus mengkopi ke hardisk. Dengan kata lain, OS ini bisa disebut sebagai sistem operasi ’sembarang tempat’. Kini, versi terbarunya pun siap meluncur.
Keunikan inilah yang membuat Puppy Linux berbeda dari OS lainnya. Versi terbaru dari OS ini — Puppy Linux 3.0 — juga masih menyedot ukuran yang cukup mungil, tak sampai 100 Mb.
Meski mungil, Puppy diklaim punya desain yang handal, mudah digunakan serta berfitur optimal. Aplikasi bawaan yang disertakan pun cukup banyak termasuk Sea Monkey/Mozilla Application Suite, AbiWord, Sodipodi ataupun Gnumeric.
Dengan kelebihannya, PC World yang dikutip detikINET, Kamis (4/10/2007) melansir, Puppy juga bisa digunakan dalam berbagai komputer lama, sarana demo pengenalan Linux ataupun sebagai sistem operasi darurat.
Menurut pengembangnya, Barry Kauler, Puppy Linux 3.0 telah mengalami upgrade cukup banyak dari versi sebelumnya. Salah satunya terkait kompabilitas Puppy Linux dengan distro Linux lawas, Slackware. “Meski demikian, Puppy bukanlah kloning dari Slackaware. Puppy benar-benar unik,” tukas Kauler.
( fyk / ash )
Kamis, 04/10/2007 15:42 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet
Video Online Bakal Jadi Kendaraan Virus
October 3, 2007 at 4:04 pm | In News IT | Leave a Comment
Atlanta – Video online disinyalir tak aman dari gerecokan tangan usil penjahat cyber seperti penyebar virus komputer. Hal ini dilaporkan oleh Georgia Tech Information Security Center.
Laporan ini merupakan hasil diskusi yang digelar oleh lebih dari 300 sarjana dan ahli keamanan dari seluruh dunia. Diskusi ini membahas berbagai ancaman berbahaya di tahun 2008 dan tindakan perlawanan yang akan mereka lakukan.
“Forum ini diadakan untuk mendahului ancaman yang akan datang, bukan mengejar untuk menutupnya,” ujar Mustaque Ahamad, direktur Georgia Tech center, seperti dikutip detikINET dari Newsvine, Rabu (3/10/2007). Ahamad mengatakan pertemuan itu akan mencari solusi terbaik menghadapi kegiatan jahat di internet, termasuk menetapkan standar yang lebih ketat dan membuat program yang dapat menganalisis kode jahat.
Pelaku kejahatan diyakini akan selalu mencari ‘kendaraan’ untuk mengirimkan program jahat. Program jahat itu bisa secara diam-diam menyusupkan virus, mengintai informasi penting, bahkan hingga membajak komputer korban.
Salah satu ‘kendaraan’ yang dikhawatirkan akan dimanfaatkan adalah video online. “Beberapa tahun lalu, pelaku beralih menyebarkan virus-virus dalam file berformat Portable Document Format atau PDF. Langkah selanjuntya yang paling masuk akal adalah media player,” ujar Chris Rouland, Chief Technology Officer IBM untuk unit Internet Security Systems.
Meski belum terlalu riuh, program jahat sudah mulai memanfaatkan video online. Pada November 2006, misalnya, diketahui adanya worm yang serta-merta membuka situs berisi program jahat saat korbannya memainkan file video tertentu. Program lain menginfeksi komputer korban dengan spyware saat file video dibuka.
Metode lain yang dilakukan adalah membuat hyperlink yang seolah-olah mengarah ke situs berbagi video YouTube. Padahal sebenarnya tautan itu mengarah ke situs yang berisi program jahat. “Orang kini sudah terbiasa berhati-hati dengan pesan yang membawa-bawa nama institusi perbankan. Tetapi kebanyakan orang masih penasaran dan tertarik untuk melihat video dari Youtube,” ujar Rouland.
Target operasi lainnya yang disebutkan dalam laporan itu adalah situs-situs komunitas dan jejaring sosial. Komputer yang mengakses situs-situs tersebut kerap berkomunikasi dengan aplikasi web secara diam-diam, tapi pelaku kejahatan bisa juga menyusupkan kode jahat mereka. Pengguna pun bisa terjebak tanpa menyadarinya. ( wsh / wsh )
Rabu, 03/10/2007 16:34 WIB
Fransiska Ari Wahyu – detikinet
Linux Foundation ‘Ekspansi’ ke Jepang
October 3, 2007 at 3:54 pm | In Linux | Leave a CommentJakarta – Linux Foundation kini menjejakkan langkahnya di Jepang. Kelompok nirlaba yang memperjuangkan kemajuan Linux ini telah menyepakati kerja sama dengan Information-technology Promotion Agency (IPA), institut penelitian pemerintah Jepang yang mendukung pengembangan software Open Source.
Mereka akan berkolaborasi untuk mempercepat adopsi Linux dan software Open Source dalam bidang pengembangan teknologi, aktivitas legal ataupun standardisasi di negeri sakura.
Pengumuman ini datang ketika ketertarikan penggunaan Open Source di Jepang berada dalam level cukup tinggi. Salah satu indikasinya bisa dilihat dari penggunaan sistem operasi ini pada peralatan elektronik yang diproduksi di Jepang kian meningkat.
Demikian juga dengan keputusan Tokyo Stock Exchange yang menggunakan Linux sebagai pilihan next generation enterprise system. Bahkan, pemerintah Jepang pada bulan Juli lalu juga telah menempatkan prioritas utama untuk pengadopsian open standard dalam hal pengadaan perangkat.
“Kami ingin membantu pengembang Open Source di Jepang dengan lebih baik lagi. Persetujuan ini merupakan bagian aktivitas promosi regional yang agresif dari LF serta merupakan langkah penting untuk ekspansi lebih jauh,” demikian pernyataan dari Jim Zemnlin, direktur Linux Foundation seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Rabu (3/10/2007).
Sementara Buheita Fujiwara, Chairman IPAA mengatakan, lewat kerja sama ini diharapkan akan membantu perusahaan-perusahaan Jepang untuk mengadopsi Linux. “Sehingga nantinya software Open Source Jepang akan memainkan peran penting dalam revolusi Open Source dunia,” imbuhnya.
Dari data Gartner, penggunaan software Open Source diprediksi bakal tumbuh cukup pesat di Asia. Peningkatannya sekitar 60 persen diprediksi berasal dari lembaga pemerintahan besar maupun yang kecil. Dan mereka digadang-gadang juga bakal menggunakan Open Source dalam menunjang aktivitas bisnis utama di tahun 2010.
( fyk / ash )
Rabu, 03/10/2007 11:38 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet
Warnet Di-sweeping, Ratusan Massa Demo DPRD
October 2, 2007 at 1:48 am | In News IT | 1 Comment
Blitar – Sekitar 200 massa yang tergabung dalam Ratu Adil atau Rakyat Tuntut Amanah Keadilan berunjuk rasa di gedung DPRD kota Blitar. Mereka menuntut sweeping software bajakan yang dilakukan oleh polisi dilakukan transparan dan tidak mengada-ada.
Pendemo menilai bahwa sweeping yang dilakukan oleh polisi hanya untuk mencari-cari alasan. Sebab pada kenyataannya untuk membeli software yang asli membutuhkan biaya yang tinggi. Dan bagi pendemo, sweeping yang dilakukan merupakan pelanggaran terhadap prosedur razia.
“Berdasarkan rilis resmi Microsoft Indonesia dan melalui perwakilannya Magenta bahwa ada prosedur tetap untuk aparat dalam melakukan sweeping,” kata koordinator demo, M Triyanto kepada wartawan di depan kantor DPRD Kota Blitar Jalan Ahmad Yani, Senin (1/10/2007).
Dijelaskan oleh Triyanto, dalam prosedur sweeping yang dirilis oleh Microsoft ada lima tahap yakni, setiap kali sweeping harus didampingi pihak Microsoft, bila pihak Microsoft mengetahui software bajakan, maka pihak Microsoft berhak mempertanyakan ke user atau pemakai.
Selain itu, pihak Microsoft memberikan jalan tengah dengan memberikan jalan tengah berupa surat penawaran yang berisi tentang Microsoft yang asli atau orisinal, bila user tidak merespon penawaran, maka Microsoft akan mengirim surat peringatan. Dan bila surat peringatan tetap tidak digubris maka, Microsoft menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Triyanto menambahkan, sweeping yang dilakukan polisi beberapa waktu yang lalu tanpa melalui tahapan yang sudah ditentukan oleh Microsoft. Bahkan, dalam sweeping tersebut tidak diikutkan pihak Microsoft atau pihak yang berkepentingan.
“Yang lebih parah lagi, pihak kepolisian melakukan penyitaan dan penyegelan. Sebenarnya yang berhak melakukan penyegelan yakni, Microsoft,” tambahnya.
Dalam aksinya, pendemo membawa poster yang berisi,’Tolak Sweeping Asal-asalan dan Pungutan Liar yang Dilakukan Oknum Penegak Hukum’, ‘Tunda dan Revisi UU Hak Kekayaan Intelektual’, ‘Aparat Penegak Hukum Agar Tidak Tebang Pilih Dalam Menegakkan Supremasi Hukum’.
Pendemo melakukan melakukan longmarch dari basecamp atau perkumpulan Ratu Adil di jalan Sultan Agung Blitar, menuju kantor DPRD Blitar yang berjarak kurang lebih 2 Km.
Saat ini para pendemo sudah diterima oleh Ketua DPRD Kota Blitar, Samanhudi Anwar di ruang paripurna, untuk melakukan dengar pendapat.
( fat / ash )
Senin, 01/10/2007 12:00 WIB
Avian – detikinet
Google Earth Nemu Barak Militer AS Bentuk Lambang Nazi
October 1, 2007 at 3:10 am | In News IT | Leave a Comment
Jakarta – Era Nazi Jerman, kelompok pembantai Yahudi dan pencetus Perang Dunia mungkin telah lama berlalu. Namun gaungnya tampaknya masih beredar hingga zaman modern.
Hal ini misalnya, terbukti dari penemuan yang diperlihatkan di Google Earth. Sebuah foto menampakkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat punya sebuah barak militer berbentuk sama persis dengan simbol Nazi Jerman, Swastika di negara bagian California selatan.
Bangunan ini ditemukan oleh beberapa pengguna internet yang mengakses Google Earth. Karenanya, lembaga Anti Defamation League (ADL), sebuah kelompok yang mengurusi masalah orang Yahudi pun melobi militer untuk memodifikasi bangunan itu. Setelah perjuangan beberapa waktu, Morris Casuto, Direktur Regional ADL berhasil ‘memaksa’ militer untuk merekonstruksi ulang bangunan itu dengan biaya 300.000 poundsterling.
“Angkatan laut menyadari bahwa bangunan ini mengandung simbol kematian ribuan orang dan tak sesuai sebagai basis militer,” ungkap Morris yang dilansir Softpedia dan dikutip detikINET, Sabtu (29/9/2007).
Hingga saat ini, tak ada yang tahu pasti siapa pembangun barak militer berbentuk Swastika yang tertangkap kamera Google Earth itu. Beberapa rumor pun telah berkembang. Salah satunya, barak itu diduga dibuat oleh arsitek Jerman pada tahun 1960-an sebagai simbol bahwa negeri mereka sebenarnya tidak kalah dalam Perang Dunia.
Google Earth memang makin terbukti kegunaannya untuk mengetahui berbagai macam hal baru dari seluruh dunia. Namun, dengan penemuan seperti di atas, pihak pemerintah dalam hal ini militer bisa terusik karena area yang seharusnya tersembunyi bisa kini diketahui banyak orang. ( fyk / amz )
Sabtu, 29/09/2007 15:18 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.