Siapa Miliarder Termuda di Dunia?
March 6, 2008 at 8:05 am | In Artikel IT | Leave a Comment
New York – Ladang bisnis internet memang menggiurkan dan bisa membuat para pelakunya kaya raya dalam usia sangat muda. Seperti halnya Mark Zuckerberg, pemuda 23 tahun yang memiliki situs jejaring sosial populer, Facebook.
Dalam laporan terbaru majalah keuangan terkemuka Forbes, Mark Zuckerberg dinobatkan sebagai miliarder termuda di dunia pada saat ini. Total kekayaan pribadi Zuckerberg menurut penelusuran Forbes adalah sebesar US$ 1,5 miliar.
Meski demikian, secara keseluruhan Zuckerberg ‘hanya’ menempati peringkat ke 785 dari jumlah 1125 miliarder yang didata Forbes dari seluruh dunia.
“Dia adalah miliarder termuda di dunia pada saat ini. Kami juga memercayai, dia adalah miliarder termuda dalam sejarah yang mengusahakan kekayaannya secara mandiri,” ungkap Associate Editor Forbes, Matthew Miller.
Adapun Bill Gates selaku pendiri vendor software Microsoft, berada di tempat ketiga dalam jajaran orang terkaya di dunia versi Forbes tersebut. Jumlah kekayaan Gates diperkirakan sebanyak US$ 58 miliar.
Posisi pertama ditempati oleh pengusaha asuransi Waren Buffet, dengan total kekayaan US$ 62 miliar. Seperti dikutip detikINET dari USAToday, Kamis (6/3/2008), peringkat kedua dalam daftar ini ditempati oleh Carlos Slim Helu, konglomerat telekomunikasi asal Meksiko. ( fyk / fyk )
Kamis, 06/03/2008 13:41 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet
4 Juta Guru Protes Video Game Kekerasan
March 6, 2008 at 7:15 am | In Artikel IT | Leave a Comment
Toronto – Berbagai video game bernuansa kekerasan bertebaran di pasaran. Salah satu produsen yang sering menelurkan game semacam ini adalah Rockstar Games. Game kontroversial seperti ‘Grand Theft Auto’ dan ‘Manhunt’, merupakan hasil besutan mereka. Belum lama ini, mereka merilis versi baru game kekerasan yaitu ‘Bully: Scholarship Edition’. Game ini bercerita tentang murid usia 15 tahun yang terlibat berbagai aktivitas pelecehan di sekolah untuk meraih simpati teman-temannya. Dirilisnya game untuk konsol Xbox maupun Wii ini, memicu kemarahan sekitar 4 juta guru sekolah di berbagai negara. Mereka membentuk koalisi yang melibatkan guru-guru di Kanada, Amerika Serikat, Inggris, sampai Korea Selatan. Tujuannya untuk memprotes agar game ini dilarang edar. Rupanya, para guru ini memperhatikan betul dampak buruk dari game tersebut bagi para muridnya. Koalisi guru ini menilai, game ‘Bully:Scholarship Edition’ mengagungkan sifat kekerasan dan pelecehan kaum muda. Emily Noble, presiden Canadian Teachers Federation, mengemukakan bahwa cerita dalam video game ini tidak dapat diterima. Di lain pihak, Sam Houser, pencipta game itu berkilah bahwa Bully hanya memberikan gambaran tentang apa yang terjadi di sekolah. Dilansir CanadaNow dan dikutip detikINET, Kamis (6/3/2008), pihak Rockstar menyatakan protes yang digalang para guru itu terlalu berlebihan karena game ini hanyalah untuk hiburan. ( fyk / fyk )
Kamis, 06/03/2008 10:48 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet
Biar Gak Nyontek, Pelajar Dilarang Pakai Jam Tangan
March 6, 2008 at 7:10 am | In Artikel IT | Leave a Comment
Bangkok – Fenomena mencontek bukanlah sesuatu yang asing di kalangan pelajar. Sepertinya mereka selalu menemukan cara baru untuk menyalurkan ‘hobi’ tersebut.
Seorang pelajar di Bangkok tertangkap basah menerima pesan singkat (short message service/SMS) berisi contekan di jam tangan berponselnya saat ujian nasional. Walhasil, pemerintah Thailand mengeluarkan tindakan tegas dengan melarang pelajar mengenakan jam tangan saat ujian masuk universitas berlangsung, untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
Foto dari jam tangan ponsel tersebut bahkan akan dikirimkan ke pusat-pusat ujian di seluruh pelosok negeri. “Saya telah meminta 18 pusat ujian di negeri ini untuk melarang siswa mengenakan semua jenis jam tangan selama ujian masuk universitas,” tandas Sumate Yamnoon, senior pejabat kementerian, yang dikutip detikINET dari Straitstimes, Kamis (6/3/2008).
Di Thailand memang persaingan untuk menembus bangku universitas sangat ketat. Di beberapa jurusan seperti teknik atau farmasi, hanya diambil satu orang dari 100 kandidat. Mungkin saja tindakan mencontek yang dilakukan pelajar tersebut lantaran dia malas belaja atau tidak percaya diri saat menghadapi ujian, sehingga menghalalkan berbagai cara untuk berhasil menembus universitas.
( dwn / dwn )
Kamis, 06/03/2008 10:06 WIB
Fransiska Ari Wahyu – detikinet
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.