Pengumuman PSB

Jam 06.30 Wib, banyak orang tua murid berkumoul dihalaman upacara baik yang memilih tujuan ke sman 6 ataupun ke sman 14, ada apakah gerangan.?

Saya mencoba tuk melihat kalender dan disana terpampang satu angka yang telah dilingkari dengan spidol berwarna merah, disana tertulis Pengumuman PSB. Pantas saja banyak orang berkumpul pagi2x begini ternyata mereka ingin melihat hasil penerimaan siswa baru untuk putra/i nya.

Begitu jam 08.00 hasil dari psb di tempel di papan pengumuman, tanpa menunggu komando lagi para orang tua dan anaknya langsung menyerbu papan pengumuman, dan saling dorong pun terjadi dikarenakan ingin melihat pengumuman itu dari dekat tapi untungnya tidak sampai ada yang terluka.

Ada kecelakaan kecil dimana papan pengumuman sman 14 pecah tapi untungnya tidak ada yang terluka atas kejadian tersebut, dikarenakan aksi saling dorong para orang tua. Bagi orang tua yang anaknya diterima di sekolah pilihan mereka berucap alhamdulillah, tapi lain halnya yang anaknya tidak diterima, wajah murung menghinggapi mereka, mereka bingung harus kemana lagi bila ke swasta pasti ada konsekuensi nya yaitu biaya pendidikannya pasti mahal.

Mereka yang anaknya tidak diterima tidak putus asa, mereka mencoba menghampiri panitia dengan memelas meminta supaya anaknya bisa masuk, kami hanya menjawab “bahwa kami tidak bisa berbuat banyak karena sistem. Banyak keluhan dari mereka karena tidak adanya penjelasan mengenai sistem yang baru ini sehingga mereka terjebak pada kesalahan memilih sekolah, serta tidak adanya penjelasan dari panitia tempat mereka mendaftar.

Satu hal yang bisa ditarik garis merah pada kegiatan PSB ini, yaitu pemerintah kurang mensosialisasikan tentang sistem PSB yang baru ini. Atau para pimpinan tempat dimana anak2x mereka sekolah kurang paham sehingga informasi yang diberikan tidak sesuai/simpang siur.

Hanya tinggal satu kesempatan buat mereka yang tidak diterima, yaitu pada tanggal 12 ada pendaftaran tahap 2. Dan itupun tergantung dari masih ada atau tidaknya bangku kosong di sekolah yang dipilih. Bila pada tanggal 9 – 11 Juni 2007 siswa yang diterima tidak lapor diri pada sekolah pilihan mereka, maka mereka dinyatakan gugur. Dan yang gugur pada tahap 1, bila ingin mengikuti tahap 2 nemnya harus melebihi dari passing grade pada tahap pertama, atau setidaknya sama. Bila kurang dari passing grade, maka putus harapan mereka untuk bisa duduk di sma negeri.

Bagaimana bapak bapak pejabat, sebaiknya bapak bapak turun kelapangan untuk melihat kegiatan pelaksanaan pengumuman PSB, dan mendengarkan keluh kesah para orang tua supaya bapak tahu kesulitan dilapangan dibandingkan hanya prediksi melalui teori. Pada hakekatnya Analisa secara teori dan praktek selalu berbeda jauh dari kenyataan.

———————-
Juli 2007
toni
———————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s