Bocah 14 Tahun Beraksi di Kompetisi Hacker

Yogyakarta, Setelah Semarang, ajang National Hacking Competition 2007 kini mampir di kota Gudeg Yogyakarta. Kehadiran hacker cilik berusia 14 tahun menjadi perhatian tersendiri di ajang ini.

Bocah tersebut bernama Aman, salah seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang berasal dari Piyungan Yogyakarta. “Tahun lalu saya juga ikut ajang ini tetapi saya kalah,” kata Aman kepada detikINET di perhelatan National Hacking Competition 2007 yang digelar di Gedung Santo Bonaventura Universitas Atmajaya, Yogyakarta, Selasa (10/7/2007).

Aman, bocah kelahiran Bandung ini ternyata juga anggota Secure Community, sebuah komunitas hacker di kota Bandung.

Ditanya mengenai targetnya pada kompetisi kali ini, ia dengan tegas mengatakan ingin menjadi juara. “Saya tidak merasa takut dengan peserta-peserta dewasa,” tandasnya.

Disamping kehadiran anak kecil itu, sepantauan detikINET, ada sepuluh peserta wanita yang mengikuti kompetisi ini. Sampai sejauh ini, jumlah peserta cewek di Yogyakarta adalah yang terbesar yang mengikuti kompetisi hacker ini dibanding di kota-kota sebelumnya.

Laurencia Palupi, 20, salah satu peserta wanita yang mengikuti kompetisi mengatakan bahwa motivasinya mengikuti lomba ini adalah ingin mencari pengalaman. “Saya sebenarnya tidak terlalu intent dengan hobi hacker tetapi saya menyukai buku-buku yang membahas tentang hacker,” ujarnya.

Laurencia juga mengaku tidak mempunyai target apa-apa. Ia mengatakan hanya ingin tahu bagaimana sebuah kompetisi hacker berlangsung.

Ia juga menambahkan bahwa minder adalah faktor utama mengapa masih sedikit peserta wanita yang mengikuti ajang ini. “Saya kira hacker cewek tidak kalah pandai dengan hacker cowok, tapi mungkin karena kami masih merasa malu-malu,” imbuhnya.

Sebanyak 101 peserta mengikuti kompetisi hacker di kota Gudeg ini. Mereka harus memecahkan berbagai kode dan tipuan rahasia untuk mendapatkan beberapa gambar. Gambar itu diletakkan di salah satu server yang ada di arena perlombaan. Hanya saja, ISP server itu tidak diberitahukan sehingga perlu ‘keahlian khusus hacker’ untuk mengetahuinya.(dwn/dwn)

Selasa , 10/07/2007 15:31 WIB
Fino Yurio Kristo – detikInet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s