Orang Amerika Juga Gemar Software Bajakan

Jakarta – Siapa bilang software bajakan hanya diminati di negara miskin dan berkembang? Di negara maju macam Amerika Serikat pun, fenomena ini juga terjadi. Bahkan, peminatnya cukup besar.

Hal ini terungkap dalam studi yang dilakukan Kamar Dagang Amerika Serikat. Dalam studi itu, dilaporkan bahwa sebanyak 22 persen orang dewasa di Amerika Serikat membeli berbagai produk bajakan tahun 2006 termasuk software.

Berkenaan dengan hal ini, bertepatan dengan hari raya Halloween yang jatuh di Amerika Serikat 31 Oktober 2007, Microsoft melancarkan ‘serangan kilat’ melawan pembajakan softwarenya.

Raksasa software yang bermarkas di Redmond ini mendaftarkan sebanyak 20 gugatan hukum terhadap 20 penjual software yang tersebar di kota Alabama, California, Georgia, New Jersey, dan berbagai kota lainnya di Amerika Serikat. Microsoft menuduh mereka melakukan pembajakan software miliknya.

Microsoft menandaskan bahwa gugatan hukum ini merupakan komitmen yang berkelanjutan untuk melindungi properti intelektual, pekerjaan, dan mitra-mitra mereka. Microsoft menambahkan bahwa berbagai software bajakan sangat riskan terhadap virus maupun hilangnya data penting.

“Hal ini bukan hanya berkaitan dengan properti intelektual Microsoft. Hal ini juga untuk melindungi konsumen, juga mereka yang menggantungkan hidup dalam bisnis industri software,” demikian tegas pengacara Microsoft, Sharon Cates seperti dikutip detikINET dari VNunet, Kamis (1/11/2007). ( fyk / fyk )

Kamis, 01/11/2007 14:20 WIB
Fino Yurio Kristo – detikinet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s